lamat-lamat pagi melambat,
lembab dan dingin melumat,
matahari, melawat dengan sinar nan kemuning
seketika semesta bicara
tanpa kata
namun menanggalkan penanda
untuk bahasa
makhluk hidup membuka indera
mereka mencari kepekaan
dengan syaraf-syaraf modern
bagi yang mendapatinya,
maka, mempertahankan
dan mencipta kemapanan
bagi yang tak beruntung, selalu mencari, menghamba, konfrontasi
atau mati
hingga pagi kembali lagi tanpa tahu petang dan gelap telah melewatiya.
semesta bicara tanpa mereka
semesta bicara dengan bahasanya
semesta membahasakan semua
pada kata “manusia”
dan manusia berkhianat, berdusta
hingga kuasa pada semesta dengan bahasanya.






0 komentar:
Posting Komentar